BELAJAR MEMAHAMI PROGRAM GOOD CORPORATE GOVERNANCE (1)

Program Good Corporate Governance berangkat dari suatu konsep penting yang menurut Komite Cadburryadalah prinsip yang mengarahkan dan mengendalikan perusahaan agar mencapai keseimbangan antara kekuatan serte kewenangan perusahaan dalam memberikan pertanggungjawabannya kepada para shareholders khususnya, dan stakeholders pada umumnya. Lain lagi formulasi Center for European Policy Studies (CEPS) tentang GCG, bahwa GCG merupakan seluruh sistem yang dibentuk mulai dari hak (right), proses, serta pengendalian ,baik yang ada di dalam maupun di luar manajemen perusahaan. Yang dimaksud dengan hak adalah berbagai kekuatan yang dimiliki stakeholders secara individual untuk mempengaruhi manajemen. Proses adalah mekanisme dari hak-hak tersebut , dan pengendalian merupakan mekanisme yang memungkinkan stakeholders menerima informasi yang diperlukan seputar aneka kegiatan perusahaan.

 

ADB (Asian Development Bank) menjelaskan bahwa GCG mengandung 4 (empat) nilai utama yakni : Accountability, transparency, predictability dan participation. Kita lengkapi definisi ini dengan mengambil pengertian dari Finance Committee on Corporate Governance Malaysia. Menurut lembaga yang di Malaysia tersebut GCG merupakan suatu proses serta struktur yang digunakan untuk mengarahkan sekaligus mengelola bisnis dan urusan perusahaan ke arah peningkatan pertumbuhan bisnis dan akuntabilitas perusahaan. Adapun tujuan akhirnya adalah menaikkan nilai saham dalam jangka panjang tetapi tetap memperhatikan berbagai kepentingan para stakeholders lainnya.

 

Bagaimana pakar Indonesia mendefinisikan GCG? Terjemahan Indonesia Good Corporate Governance secara harfiah adalah Tata kelola Perusahaan Yang Baik. Istilah tersebut menjelaskan bahwa GCG adalah pola hubungan, sistem dan proses yang digunakan oleh Organ Perusahaan (Direksi, Dewan Komisaris, RUPS) untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham secara berkesinambungan dalan jangka panjang, dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders lainnya, berlandaskan peraturan perundangan dan norma yang berlaku.

 

Berdasarkan definisi tersebut diatas dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Suatu struktur yang mengatur pola hubungan harmonis tentang peran Dewan Komisaris, Direksi, Rapat Umum Pemegang Saham dan para Stakeholders (pemangku kepentingan) lainnya.
  2. Suatu sistemcheck and balance mencakup perimbangan kewenangan atas pengendalian perusahaan yang dapat membatasi munculnya dua peluang : pengelolaan yang salah dan penyalahgunaan asset perusahaan.
  3. Suatu proses yang transparan atas penentuan tujuan perusahaan, pencapaian dan pengukuran kinerjanya.

 

Berdasarkan pengertian di atas, maka ada beberapa aspek penting dari Good Corporate Governance yang perlu dipahami antara lain :

  1. Adanya keseimbangan hubungan antara organ-organ perusahaan di antaranya RUPS, Dewan Komisaris, dan Direksi. Keseimbangan tersebut mencakuphal-hal yang berkaitan dengan struktur kelembagaan dan mekanisme operasional ketiga organ perusahaan tersebut – disebut juga keseimbangan internal.
  2. Adanya pemenuhan tanggung jawab perusahaan sebagai entitas bisnis dalam masyarakat kepada seluruh pemangku kepentingan. Tanggung jawab ini meliputi hal-hal yang terkait dengan pengaturan hubungan antara perusahaan dengan pemangku kepentingan- disebut juga keseimbangan eksternal.
  3. Adanya hak-hak pemegang saham untuk mendapatkan informasi yang tepat dan benar pada waktu yang diperlukan mengenai perusahaan. Kemudian hak berperan serta dalam pengambilan keputusan mengenai perkembangan strategi dan perubahan mendasar atas perusahaan serta ikut menikmati keuntungan yang diperoleh perusahaan dalam pertumbuhannya.
  4. Adanya perlakuan yang sama terhadap para pemegang saham, terutama pemegang saham minoritas melalui keterbukaan informasi yang material dan relevan serta melarang penyampaian informasi untuk pihak sendiri yang bisa menguntungkan orang dalam.

 

Apa yang ditulis tersebut baru pemahaman secara dangkal, dan nanti akan saya sambung lagi menjadi suatu naskah GCG komprehensif. Semoga artikel ini bermanfaat. Aamiin.

 

 

 

Totok Sudarto

Pjs. Askabag GCG & MR

Bagian Sekretaris Perusahaan

PTPN XII (Persero)

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter

Add comment


Security code
Refresh